+6289507785333 yztheme[at]gmail.com
Home Galeri Pengumuman

Presiden Prabowo Resmikan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih di Klaten

"Program Koperasi Desa Merah Putih capai 80.081 desa, tawarkan simpan pinjam, apotek, hingga logistik desa guna dorong kemandirian ekonomi pedesaan. "

Presiden Prabowo Subianto meresmikan kelembagaan 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak pada Senin, 21 Juli 2025, di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong kemandirian melalui prinsip gotong royong. Dari total 83.762 desa dan kelurahan di Indonesia, sebanyak 80.081 telah membentuk koperasi tersebut, dengan 108 di antaranya sudah siap beroperasi penuh (21/07/2025).

80081-koperasi-desa-merah-putih-resmi-beroperasi
Doc. images.bisnis.com


Pemerintah menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai gerakan nasional strategis untuk mewujudkan kemerdekaan ekonomi rakyat. Presiden Prabowo menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar pembentukan lembaga, melainkan langkah besar dalam membangun ekonomi berbasis desa yang mandiri.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan dalam acara peresmian bahwa peluncuran ini menandai hari bersejarah bagi bangsa Indonesia. Ia menegaskan komitmen untuk memulai usaha besar yang strategis melalui koperasi-koperasi tersebut.

Koperasi Desa Merah Putih beroperasi sebagai lembaga ekonomi milik masyarakat desa setempat. Anggota koperasi terdiri dari warga yang berdomisili di desa atau kelurahan yang sama. Program ini mengadopsi prinsip koperasi dasar, yaitu gotong royong, kekeluargaan, serta partisipasi bersama untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

Pemerintah merancang koperasi ini menjawab berbagai kebutuhan ekonomi masyarakat desa. Unit usaha yang dijalankan mencakup beragam layanan esensial, seperti toko sembako, simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, layanan logistik desa, serta gudang penyimpanan termasuk cold storage. Selain itu, koperasi membuka peluang kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kerja sama tersebut meliputi penyaluran pupuk subsidi, pembukaan outlet LPG 3 kg dan gerai sembako, menjadi agen perbankan seperti BRILink atau Mandiri Agen, serta layanan logistik dari PT Pos Indonesia. Koperasi juga berperan dalam penyaluran bantuan pemerintah, penyerapan hasil panen petani seperti gabah, dan penyediaan obat-obatan dengan harga lebih terjangkau melalui apotek desa.

Pemerintah menetapkan format penamaan koperasi secara seragam agar mudah dikenali masyarakat. Setiap koperasi diawali dengan kata “Koperasi”, diikuti frasa “Desa/Kelurahan Merah Putih”, dan diakhiri nama desa atau kelurahan bersangkutan. Contohnya, “Koperasi Desa Merah Putih Bentangan” atau “Koperasi Desa Merah Putih Koplak”.

Tujuan utama pembentukan Koperasi Desa Merah Putih meliputi penguatan perekonomian desa secara keseluruhan. Program ini juga bertujuan meningkatkan nilai tukar petani, menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan, serta mendorong inklusi keuangan hingga ke tingkat desa. Dengan demikian, desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi lokal yang mandiri dan berkelanjutan.

Acara peresmian berlangsung meriah di lokasi Koperasi Desa Merah Putih Bentangan. Presiden Prabowo secara simbolis menekan tombol sirene untuk menandai dimulainya gerakan besar ini. Ia juga menyerahkan Surat Keputusan Badan Hukum Koperasi kepada lima perwakilan ketua koperasi dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Nasional Koperasi Desa Merah Putih, Zulkifli Hasan, melaporkan bahwa peluncuran ini membangun ekosistem ekonomi desa yang modern dan berpihak kepada rakyat kecil. Program ini sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menekankan perekonomian disusun atas usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.

Pembentukan koperasi ini didasarkan pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Inisiatif ini lahir dari rapat terbatas di Istana Negara pada Maret 2025, di mana Presiden Prabowo mengumumkan target pembentukan sekitar 80.000 koperasi desa.

Data terbaru menunjukkan capaian signifikan. Dari 83.762 desa dan kelurahan, 80.081 telah membentuk koperasi dengan badan hukum. Sebanyak 108 koperasi di antaranya sudah aktif beroperasi, menyediakan layanan langsung kepada masyarakat.

Masyarakat desa menyambut program ini dengan antusias. Banyak warga, terutama ibu rumah tangga dan pelaku UMKM lokal, berharap koperasi dapat menyelesaikan masalah harga kebutuhan pokok yang fluktuatif serta distribusi barang yang tidak merata.

Koperasi Desa Merah Putih juga berpotensi menjadi lembaga keuangan mikro syariah mandiri, seperti Baitul Maal wa Tamwil (BMT), di masa depan. Hal ini memperluas akses pinjaman dan layanan keuangan bagi masyarakat desa tanpa jeratan rentenir atau pinjaman online berbunga tinggi.

Program ini terus berkembang pasca-peluncuran. Pemerintah melakukan evaluasi berkala untuk mempercepat pembangunan fisik dan operasional koperasi di seluruh wilayah. Dashboard resmi mencatat progres pembentukan koperasi berdasarkan provinsi dan satuan tugas wilayah.

Koperasi Desa Merah Putih menjadi tonggak penting dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan di pedesaan. Dengan mengurangi peran tengkulak dan memperpendek rantai distribusi, program ini diharapkan meningkatkan pendapatan petani serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Sumber:

  • https://indonesiabaik.id/infografis/dari-desa-untuk-indonesia-koperasi-desa-merah-putih-meluncurrr
  • https://setkab.go.id/presiden-prabowo-resmikan-kelembagaan-80-081-koperasi-desa-kelurahan-merah-putih
  • https://simkopdes.go.id/
  • https://www.kemenkeu.go.id/informasi-publik/publikasi/berita-utama/kop-merah-putih-luncur
Komentar
Butuh bantuan lainnya?

Lapor dan Dapatkan bantuan terkait!

Menu
Share